Berharap Keselamatan Bersama Bagi Warga Bali

Berharap Keselamatan Bersama Bagi Warga Bali – Belakangan ini, ramai diperbincangkan soal meningkatnya aktivitas Gunung Agung yang berada di Bali. Awalnya aku tak terlalu memperhatikan soal ini, namun kemudian aku dibuat penasaran setelah salah satu teman di Facebook secara rutin meng-update kabar tersebut.

Kupikir, ia hanya bercanda, atau hanya sekedar mencari sensasi saja. Dia menyebutkan bahwa terjadi beberapa kali gempa disana. Lalu karena penasaran, akhirnya aku pun bertanya kepada seorang teman lain yang kukenal dan tinggal di sekitaran Denpasar.

Ternyata memang benar, telah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik disana. Sampai saat ini, status Gunung Agung masih di level III (siaga). Dan menurut beliau, warga disekitaran kaki gunung disarankan / diperintahkan untuk mengungsi, khususnya untuk mereka yang tinggal di area rawan bencana.

Karena berdasarkan data yang ada, Gunung Agung merupakan gunung api aktif dengan tipe explosive. Yang artinya, ketika meletus, ia seakan meledak-ledak dan menyemburkan lava dan batu pijar kearah atas dan bisa jatuh ke arah mana saja. Sehingga sangat berbahaya bagi keselamatan warga yang tinggal di sekitaran kaki gunung.

Berdasarkan apa yang aku baca, beberapa desa yang sangat rawan terkena dampak jika Gunung Agung meletus adalah Desa Jungutan & Desa Buana Giri di Kecamatan Bebandem, Desa Sebudi di Kecamatan Selat, Desa Besakih di Kecamatan Rendang, serta Desa Dukuh & Desa Ban di Kecamatan Kubu.

Sementara itu di area Denpasar, menurut beliau kemungkinan “hanya” akan terkena dampak abu vulkanik nya saja karena letaknya cukup jauh dari Gunung Agung. Namun demikian, aku tetap mengharapkan keselamatan bagi seluruh warga di Bali, khususnya mereka yang tinggal disekitaran Gunung Agung.

Comments are closed.